HAII KITSU LOVERSS..!!! TANGGAL 10 NOVEMBER 2011 KSO AKAN OBT LOH ^^ KUNJUNGI SITUS RESMI KSO DI kso.web.id/main/


waktu itu aku disuruh ma guru..(komputer) lalu semua anak rpl disuruh buat tugas bloger dan isinya tentang algoritma n dll

waktunya hanya 1 minggu

namun pas hari selasanya

:???????

ya, silahkan kasih tahu saya saja alamat emailnya, lalu saya nilai

orang pertama yang ngumpulin tugas bloger itu adalah saya

namun apa hasilnya

1 bulan berikut kalau tidak salah
awal pertengahan mei


banyak yang membuat bloger dan isinya aneh semua tidak termasuk mata pelajaranya


tapi saya bertanya kepada guru tersebut:

pa kok boleh sih pa tema nya yang lain kalau bagian saya harus dan wajib tapi apa??

percuma donk sia sia


truz satu lagi

waktunya dah lama banget


waktu itu kita belajar html tapi pastilah dari dasarnya dlu

lalu setiap saya praktek di lab saya tidak pernah dapet komputer dapet mah dapet tapi komputernya bermasalah!gimana tidak kesel!!


teruz saya photo Copy semua tugasnya

lalu saya tuangkan ke note pad

kebetulan saya masih penasaran dengan photocopy dari miftah
lalu saya buat dari modul tersebut sampai bab akhir


tapi apa pas penilainya

begini fel, kamu sudah terlalu jauh untuk belajar ini

yang di terangin saja

gimana ga kesel
kalau kita nungu bapa.. lama
kapan kita mau bisa

pokoknya saya kesel ma guru tersebut

entah sampai kapan
Aneh sekali...............
membuat saya pusing.................


To : SMK-TEKNOLOGI INFORMATIKA





misalkan:
m = 80 dan n = 12
fakor pembagi 80 = 1,2,4,5,8,10,16,20,40,80
faktor pembagi 12 =1,2,3,4,6,12


GCD (80,12) = 4

Langkah-langkah mencari gcd (80,12) dengan algoritma eulidean sebagai berikut :
80/12 =6. sisa 8
12/8 = 1. sisa 4
8/4 = 2. sisa 0
karena pembagian terakhir menghasilkan 0, maka sisa pembagian terakhir sebelum 0 adalah 4
menjadi GCD (80,12) = GCD (12,8) = GCD (8,4) = GCD (4/0)


ada beberapa versi algoritma eulidean salah satu versinya di tuliskan dibawah ini
program eulidean

diberikan 2 buah bilangan bulat tak negatif (m>n )algoritma eulidean mencari pembagi bersama
terbesar, gcd, dari kedua bilangan tersebut, yaitu bilangan bulat positif terbesar habis membagi m dan n


algoritma

1. jika n = 0 maka
m adalah jawabanya;
stop
tetapi jika n bukan 0
lanjutkanlah langkah ke 2

2. Bagilah m Dengan n dan miaslkan r adalah sisanya


3. Gantilah M dengan N dan N nilai R , lalu kembali ke langkah 1


Dengan mengunakan m =80 dan N =12 maka eksekusi algoritma eulidean mencari GCD (80,12) sebagai berikut:

1. (i) karena n =12 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 2(i)
2. (i) hitung m/n = 80/12 = 6 sisanya r = 8
3. (i) nilai m baru = n lama = 12 dan n baru = r = 8 lanjutkan ke langkah 1(2)

1. (ii) karena n = 8 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 1(2)
2. (ii) hitung m/n =12/8=1 sisanya r= 4
3. (ii) nilai m baru = n lama = 8 dan n baru = r= 4 lanjutkan ke langkah 1(3)

1. (iii) karena n =4 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 2(3)
2. (iii) hitung m/n =8/12 =4 sisanya r =0
3. (iii) nilai m baru = n lam=4 dan n baru = r= 0 lanjut ke langkah 1(4)

1.(iv) karena r = 0 maka n = 4 adalah jawabananya stop. jadi PBT (80,12)=4


keterangan angka romawi si dalam kurung (i),(ii),(iii),(iv) masing-masing menyatakan per ulangan yang ke 1,ke 2 , ke 3, ke 3, ke 4 dari instruksi yang dijalankan
satu hal yang perlu dicatat langkah langkah penyelesaian masalah didalam algoritma haruslah menyatakan urutan yang logis berarti bahwa hasil dari urutan langkah-langkah yang tidak logis dapat memberikan hasil yang salah

contoh 1.1 dan contoh 1.2 berikut ini memerhatikan bahwa urutan langkah -langkah yang logis menentukan kebenaran algoritma




contoh 1.1 (mempertukarkan isi 2 buah ember)


tinjau sebuah persoalan yaitu persoalan pertukaran isi dari 2 buah ember, sebut saja ember A berwarna biru dan ember B berwarna merah . kita akan mempertukarkan isi ke dua ember tersebut menjadi A jadi warna merah dan B jadi warna biru






ember a dan ember b


perogram tukar isi

diberikan 2 buah ember a dan b ;ember a berisi air yang berwarna biru dan ember b yang berisi air yang berwarna merah


algoritma:

1. tuangkan air dari ember a kedalam ember b

2. tuangkanair dari ember ember b kedalam ember a


perhatikan bahwa algoritma tukar_isi diatas tidak akan berhasil p0ertukarannya. yang terjadi adalah pencampuran keduanya.dengan kata lain algoritma tersebut adalah salah!!


agar mendapatkan pertukaran yang benar kita memerlukan sebuah ember tambahan yang diperlukan sebagai temapat penampungan sementara, namakan ember tambahan tersebut yaitu ember c. dengan menggunakan ember c ini algoritma pertukaran isi 2 buah yang sebagai berikut:


program TUKAR_ISI


diberikan 2 buah ember a dan b ember a berisi air yang biru dan ember b berisi air yang berwarna merah.pertukarkan isi kedua ember itu sedemikian sehingga ember a berisi air berwarna merah dan ember b berwarna merah



algoritma


1. tuangkan air dari ember a kedalam ember c


2. tuangkan air dari ember b kedalam ember a


3. tuangkan air dari ember c ke dalam ember b



sekarang dengan algoritma tukar isi yang sudah diperbaiki ini, isi ember a dan ember b dapat di tukarkan dengan benar


pada akhirnya algoritma ember a berisi air yang berwarna merah dan ember b beriisi air yang berwarna biru pertukaran tersebut diilustrasikan dalam gambar



keadaan pada awal sebelum pertukaran



































be continue.....












































































Ditinjau dari asal usul kata, kata Algoritma sendiri mempunyai sejarah yang aneh. Kata ini tak muncul dalam kamus webster. Sampai pada tahun 1957 , orang hanya menemukan kata ALGORISM yang berarti menghitung dengan angka arab. Para ahli berusaha menemukan asal kata algoritma, namun kurang memuaskan. akhirnya para ahli sejarah Matematika menemukan asal mula kata tersebut.
Kata Algoritma berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal, yaitu "Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Khuwarizmi" (Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism). Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul : " Kitab Al- Jabar War-Muqabala", yang artinya " Buku Pemugran dan Pengurangan ","The ALJABAR( AL-GEBRA).
Perubahan dari kata algorism menjadi algoritma muncul, karena kata algorism sering dikelirukan dengan ARITHMATI, sehingga akhir Sm berubah menjadi THM, karena perhitungan dengan angka arab menjadi hal yang biasa/lumrah.
Maka lambat laun kata algoritma berangsur-angsur dipakai di metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna aslinya, dalam Bahasa Indonesia kata Algoritma menjadi Algoritma.
Pada tahun 1950,kata algoritma sering dihubungkan dengan " Algoritma Euclidean" (Euclid's Algorithm), yaitu proses untuk menemukan pembagi bersama terbesar (Common Greatest Devicer / GCD) dari 2 buah bilangan terbesar dari 2 buah bilangan tak negatif adalah bilangan bulat positif terbesar yang habis membagi kedua bilangan bulat positif tersebut.



Anda sudah melihat contoh sebuah program komputer untuk menyelesaikan masalah pengurutan program komputer yang berisi urutan langkah-langkah penyelesaian masalah secara sistematis dan ditulis dalam bahasa Pemprograman.
Urutan langkah-langkah penyelesaian masalah, dinamakan sebagai ALGORITMA.
Ada banyak definisi algoritma yang umum adalah sebagai berikut:
"Algoritma adalah urutan logis langkah-langkah penyelesaian masalah".
Jadi program komputer pada hakikatnya adalah relasi teknis dari sebuah algoritma. Disebuah relasi teknis karena algoritma dikodekan ke dalam bahasa pemprograman tertentu.
Program Pengurutan
program untuk mengurutkan nilai ujian sejumlah mahasiswa:
Algoritma:
  1. Cari nilai terbesar diantara N buah data
  2. Tempatkan nilai terbesar pada posisi yang tepat
  3. Ulangi dari langkah 1 untuk n-1 buah data yang lain

Mengenai Saya

Foto saya
Bandung, Jawa barat, Indonesia
Terima Kasih anda.. sudah membuka blog ini... semoga dapat bermanfaat bagi yang membuka blog ini. Mungkin Blog ini masih belum sempurna. See U :)

Followers

Sample Widget